1. AL-ILMU (menghidupkan ilmu-ilmu keislaman)
Dalam buku Al-ushulul Tsalatsah, beliau mengatakan: “ketahuilah wahai pembaca Rahimahullah, bahwa Dia mewajibkan kita mempelajari empat masalah; yang pertama adalah ilmu, yaitu untuk mengenal Allah, mengenal NabiNya, dan mengenal Islam dengan dalil-dalilnya.” (hasyiyah tsalatsatul ushul, karya syaikh abdurrohman bin Muhammad al-hanbali an-najdi, hal. 9-11)
Allah berfirman:
Maka ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal. (Qs. Muhammad: 19).
Rosulullah saw bersabda: ilmu sebelum perkataan dan perbuatan. (HR. Bukhori)
2. AT-TAUHID (memurnikan tauhid dan memberantas kemusyrikan)
Secara rinci syaikh Muhammad menyusun sebuah kitab yang monumental dalam bidang ini, yaitu kitab At-Tauhid dan Kasyf Asy-Syubhat.
3. AS-SUNNAH (menghidupkan sunnah dan memberantas bid’ah)
4. AT-TASFIYAH (pemurnian khzananh ilmu-ilmu keislaman)
Pemurnian di sini ialah membersihkan kitab-kitab keislaman dari pengaruh hadits-hadits palsu dan mungkar, hadits lemah, kisah israiliyat, ajaran-ajaran khurafat, filsafat-filsafat Yunani dan materialism, dan lain-lain.
5. AD-DA’WAH (menyebarkan islam yang lurus)
6. AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR (menganjurkan kebaikan dan mencegah kemungkaran)
7. ATATH BIQUSYARI’AH (menegakkan hukum Allah dalam pemerintahan dan Masyarakat)
8. AL-IJTIHAD (membuka pintu-pintu ijtihad untuk menjawab masalah-masalah kontemporer umat)
9. JIHAD FI SABILILLAH ( membela agama Allah dan negeri-negeri Muslim dengan kekuatan dan senjata)
10. AT-TAZKIYAH (mensucikan jiwa)







0 komentar:
Posting Komentar